Asuransi perjalanan, oleh sebagian besar masyarakat Indonesia banyak dibutuhkan guna melindungi bagasi selama perjalanan menggunakan maskapai penerbangan. Beberapa diantaranya mengajukan asuransi sebagai perlindungan ketika maskapai penerbangan mengalami delay. Tak hanya itu, asuransi perjalanan juga untuk melindungi perjalanan haji dan ziarah mereka.

Memutuskan untuk menggunakan asuransi perjalanan, perlu untuk mengetahui bagaimana cara memilih asuransi perjalanan yang tepat untuk Anda. Asuransi perjalanan memiliki banyak jenisnya, baik itu yang mengcover perjalanan ke wilayah nusantara ataupun luar negeri. Agar Anda bisa tenang melakukan perjalanan kemanapun tujuannya, ada lima hal yang sebaiknya dicermati ketika menentukan jenis asuransi perjalanan yang tepat sesuai kebutuhan Anda, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Besaran premi perlindungan

Sebelum memilih asuransi perjalanan, kenali dulu berbagai seluk beluk asuransi mulai dari cara administrasi, besaran yang ditanggung hingga manfaat yang akan diterima nantinya. Untuk membeli premi asuransi harus meneliti secara detil terlebih dahulu jangan sampai Anda membeli premi asuransi yang sama dengan yang sudah dimiliki.

Misalnya Anda membeli asuransi perjalanan untuk menanggung kehilangan barang saja sedangkan Anda sudah memiliki asuransi jiwa sebelumnya.

2. Waktu perlindungan saat liburan

Pemilihan asuransi perjalanan juga harus disesuaikan dengan lamanya waktu Anda melakukan perjalanan. Biasanya, asuransi perjalanan hanya akan menanggung risiko ketika tengah melakukan perjalanan saja. Tanggungan tersebut terhitung dari tanggal yang tercetak pada tiket dari pergi hingga pulang.

3. Cakupan Perlindungan

Perusahaan asuransi biasanya enggan menanggung perjalanan wisata atau perjalanan yang berisiko tinggi. Kegiatan dengan risiko tinggi tersebut diantaranya seperti olahraga ekstrem, wisata alam liar, atau ke tempat – tempat berbahaya seperti daerah konflik. Ada juga perusahaan yang menetapkan premi tambahan untuk aktivitas ektrem selama perjalanan.

4. Cakupan Tujuan Perjalanan

Asuransi perjalanan dibedakan menjadi asuransi nasional dan global yang masing-masing memiliki polis yang berbeda. Polis dengan cakupan global mungkin lebih aman digunakan karena tidak berisiko adanya penolakan. Beberapa jenis asuransi mungkin memiliki sub klause dan pengecualian untuk hal ini.

5. Kondisi Kesehatan

Kondisi kesehatan sebelumnya tidak diperhitungkan oleh perusahaan yang mengeluarkan asuransi perjalanan Anda. Demikian juga kebanyakan kasus terjadi yaitu perusahaan asuransi menolak klaim klien karena klien menyembunyikan riwayat kesehatan. Dengan meminta rincian riwayat kesehatan tersebut menjadi alasan perusahaan untuk menolak klaim.

Sangat dianjurkan untuk mengungkapkan pada tahap awal semua rincian kesehatan yang sebenarnya untuk mengantisipasi penolakan klaim nantinya.

6. Membeli asuransi di airport

Jika Anda memperhatikan sekeliling bandara, sejumlah perusahaan asuransi membuka stan yang menawarkan asuransi kepada calon penumpang. Para sales tersebut dalam menjalankan praktiknya kurang pantas karena akan memanggil penumpang dengan berteriak. Penumpang yang tak paham sebelum membawa tiket ke boarding pass mungkin akan tergiur untuk membeli asuransi. Padahal saat melewati boarding pass, membeli asuransi bukanlah prosedur wajib untuk bisa naik ke pesawat. Dengan melakukan enam pertimbangan di atas, Anda bisa menentukan jenis asuransi perjalanan yang manakah yang sesuai dengan kebutuhan Anda serta menjadikan perjalanan Anda tenang dan nyaman

  • 42
    Shares