Sejarah Singkat Istana Maimun

Kulibur.com – Istana Maimun adalah salah satu peninggalan Kesultanan Deli yang masih tersisa sampai sekarang. Istana yang sekarang telah menjadi museum sekaligus wisata edukasi ini wajib disinggahi jika kamu berlibur ke Medan.

Obyek wisata edukasi  Istana Maimun adalah salah satu destinasi wisata unggulan di Medan. Istana ini terletak tidak jauh dari Mesjid Raya Medan dan hanya berjarak sekitar 40 kilometer dari Kualanamu. Jika kamu seorang backpacker, kamu bahkan bisa mencapai istana ini menggunakan angkot bernomor 64 atau yang berjurusan Pinang Baris.

Selain rute yang mudah dijangkau, harga tiket masuk yang ditawarkan juga cukup murah, hanya sekitar Rp. 5000 per orang saja. Istana ini juga buka setiap hari dengan jam operasional dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB.

Baca Juga ” INILAH ALASAN TRAVELER YANG DATANG KE BALI SELALU INGIN KEMBALI “

Mengenal Berbagai Budaya di Istana Maimun

Istana ini memiliki sekitar 30 ruangan dengan luas area total sekitar 2.772 meter persegi. Wisata edukasi Istana Maimun didominasi dengan warna kuning yang mempresentasikan budaya Melayu Sumatera Utara. Selain itu, terdapat perpaduan warisan budaya dari Spanyol, India, Italia dan Kebudayaan Melayu yang bercampur dengan gaya islami.

Sebagai tambahan, Istana Maimun ini dibangun oleh Theodoor van Erp, seorang arsitek Belanda di bawah pemerintahan Sultan Deli bernama Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Jika kamu pernah mendengar legenda Putri Hijau, maka meriam dalam legenda itu tertata rapi di halaman Istana dengan nama Meriam Puntung.

Selain bisa belajar sejarah Melayu, di wisata edukasi Istana Maimun ini kamu juga bisa berfoto, loh. Pihak pengelola Istana menyediakan baju ala bangsawan Melayu zaman dulu di sini. Biaya sewanya berkisar antara 15.000 hingga 30.000 rupiah. Tergantung pada jenis baju yang disewa.

Jika beruntung, pada waktu khusus kamu bisa menonton pertunjukan tradisional musik Melayu secara langsung di dalam museum ini. Sst, ada rahasia penting yang perlu kamu ketahui juga. Meskipun istana ini telah dialih fungsikan menjadi museum, ternyata bagian sayap kanan istana masih digunakan oleh keturunan Kesultanan Deli, loh! Nah, itulah sekelumit informasi mengenai wisata edukasi Istana Maimun di Kota Medan. Selain hal-hal yang dijelaskan di atas, ada banyak hal yang menarik untuk dilihat di sana. Tentu juga memiliki nilai edukasi yang tinggi.

Baca Juga “BERLIBUR KE SYDNEY DENGAN BIAYA MINIMALIS, KENAPA “TIDAK?